Baca Juga: Ziarah ke makam Abu Daud Zamzami
Abon merupakan salah seorang dari murid Abuya Muda Waly Al-Khalidy. Makam beliau terletak dalam komplek asrama putra Ma'had Ulum Diniyyah Islamiyyah (MUDI MESRA) Samalanga-Bireuen.
Abon Aziz dibesarkan dan diasuh di Jeunieb. Ayah Abon merupakan tokoh agama yang berperan penting dan banyak berjasa dalam memajukan pendidikan agama khususnya dayah.
Pada tahun 1951 Abon melanjutkan pendidikan ke Dayah Darussalam Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan yang dipimpin oleh Alm. Syeikh Muhammad Wali Al-Khalidi (Abuya Muda Waly Al-Khalidy).
Pada tahun 1958 setelah tujuh tahun lamanya dibawah bimbingan Abuya Muda Waly, atas izin dan petunjuk dari Abuya, akhirnya Abon kembali ke Samalanga untuk mengabdi diri di Dayah MUDI dalam pengembangan ilmunya.
Pada tanggal 9 Jumadil Akhir 1409/17 Januari 1989 Abon berpulang ke hadharat-Nya dalam usia 58 tahun.
Syeikh H. Abdul Aziz bin M. Shaleh (Abon Aziz Samalanga) lahir pada bulan Ramadhan 1351 H / 1930 M di Gampong Kandang, Kec. Samalanga, Kab. Bireuen (dulunya masih Aceh Utara).
Abon Aziz dibesarkan dan diasuh di Jeunieb. Ayah Abon merupakan tokoh agama yang berperan penting dan banyak berjasa dalam memajukan pendidikan agama khususnya dayah.
Ayahanda Abon Aziz merupakan pendiri Dayah Darul Atik Jeunieb. Abon Aziz juga belajar ilmu agama di dayah ini pada masa kecilnya.
Abon juga menempuh pendidikan dasar di Sekolah Rendah (SR) pada tahun 1937. Beliau pun menamatkan pendidikannya pada tahun 1944. Beliau pun melanjutkan belajar kepada ayahnya selama dua tahun lalu pindah ke Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga pada tahun 1946.
Pada tahun 1948 beliau melanjutkan pendidikannya ke salah satu dayah yang dipimpin Teungku Ben (Teungku Tanjongan) di Matangkuli Kabupaten Aceh Utara dan berguru kepada Teungku Idris Tanjongan selama setahun. Kemudian beliau pun kembali ke Dayah MUDI MESRA Samalanga dan mengabdi menjadi guru disana.
Dayah Darussalam Al-Waliyyah Labuhan Haji
Pada tahun 1951 Abon melanjutkan pendidikan ke Dayah Darussalam Labuhan Haji Kabupaten Aceh Selatan yang dipimpin oleh Alm. Syeikh Muhammad Wali Al-Khalidi (Abuya Muda Waly Al-Khalidy).
Pada tahun 1964 pimpinan Dayah MUDI yakni; Tgk. H. Hanafiah bin Abbas (1935-1964) yang merupakan mertua Abon wafat. Estafet kepemimpinan pun dilanjutkan oleh beliau.
Abon Aziz Samalanga juga memiliki gelar Al-Mantiqi. Sebuah nisbah yang disematkan bagi pakar ilmu mantiq (logika).









0 Komentar