Ujian Santri Kelas 7 - Ujian Syafahi (lisan) di pesantren termasuk salah satu ujian yang menantang bagi para santri. Mereka harus membaca kitab langsung di depan penguji, menerjemahkan dan menjelaskan isinya. Banyak santri yang terdiam terpaku di hadapan penguji karena tidak mampu.

Namun apa jadinya jika kita diuji di balai pengajian yang terbuka dan para adik leting menonton kita dari pinggir balai... Seakan terbayang kita sedang menyampaikan materi saat sidang ataupun seminar skripsi. Banyak rekan dan junior yang menyaksikan termasuk anak didik private kita sendiri.


Beginilah pemandangan ujian semester ganjil kelas 7 tahun ajaran 2022-2023. Ujian dilaksanakan tujuh hari sebelum ujian santri kelas 1 s.d 6. Jadi para santri diarahkan oleh panitia untuk menyaksikan dan memeriahkan ujian senior mereka kelas 7. 

Tradisi ini sudah turun-temurun supaya menguatkan mental santri. Dua lokal kelas 7 dipecah menjadi empat. Balai yang digunakan untuk ujian kelas tujuh ada empat qabilah. Qabilah Asyiatul Kubra, qabilah Maspudi, qabilah Imam Syamsuddin dan qabilah Teuku Cut Ali.

Ujian kelas tujuh dilaksanakan malam hari. Ujian fiqih dimulai malam ini s.d. malam Selasa, 17 Oktober 2022. Jeda satu hari lalu pada malam Kamis, 19 Oktober 2022 s.d malam Sabtu, 22 Oktober 2022 dilanjutkan dengan ujian baca kitab Tafsir Jalalain.


Dalam semalam, ujian bisa berlangsung hingga pukul tiga malam atau lebih. Dikarenakan pendalaman surah dan tanya jawab antara peserta dan penguji.

Semoga pada ujian kali ini, banyak muncul santri-santri unggul sebagai tanda keberhasilan didikan dari para guru mereka.

Dokumentasi ujian semester ganjil kelas 7 (2022-2023)

1. Qabilah Maspudi








2. Qabilah Teuku Cut Ali




3. Qabilah Asyiatul Kubra





4. Qabilah Imam Syamsuddin






Panita Ujian Membagi Kartu ujian di kantor sekretariat