Setelah menerima pendidikan agama di dayah yang dipimpin oleh kakeknya (Tgk H. Hanafiah), pada sekitar tahun 1952 beliau menempuh perjalanan religiusnya ke kawasan selatan Nanggroe Aceh Darussalam, tepatnya di daerah Labuhan Haji, tempat di mana Al-Mukarram Syaikh H. Muhammad Muda Wali Al-Khalidiy (Abuya Muda Waly) mengasuh sebuah Dayah Salafi yang telah melahirkan ratusan ulama yang tersebar di seluruh Aceh maupun luar Aceh.
Setelah menempuh pendidikan selama tujuh tahun maka pada tahun 1959, Abu Tu Min kembali ke kampung halamannya dan mengajar di dayah yang didirikan oleh kakeknya.
Beliau sering kali dimintai pendapat oleh pemerintah Aceh mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan pemerintah dan agama. Setiap pendapat yang dikeluarkannya tidak pernah dibantah oleh ulama-ulama lainnya dan bahkan itu menjadi sebuah fatwa yang disepakati.
Dan kini beliau telah wafat pada usia 90 tahun dengan meninggalkan banyak petuah yang menjadi nasehat bagi kita generasi mendatang. Semoga Allah mengampuni dan merahmati beliau.
Jenazah Abu Tu Min Insya Allah akan dishalatkan malam ini dan akan dikebumikan besok, menurut informasi yang disampaikan oleh anak Abu Tu yang pertama.


0 Komentar